Welcome to My Blog. Semoga Bermanfaat :)(Akuntansi | Al-Catraz | Hobby | Opini | Other Story)
Showing posts with label Manajemen dll. Show all posts
Showing posts with label Manajemen dll. Show all posts

14 March 2014

TATA KELOLA ETIS DAN AKUNTABILITAS



TATA KELOLA ETIS DAN AKUNTABILITAS

Peningkatan ekspektasi permintaan dari shareholder dan stakeholder yang lain atas apa yang dilakukan organisasi serta bagaimana mereka melakukannya dan di sisi lain kerumitan operasi perusahaan yang semakin meningkat merupakan tantangan etika bagi manajemen yang pada akhirnya mengakibatkan pengelolaan organisasi dan mekanisme tanggung jawab  menjadi pertimbangan yang ketat dan sangat diharapkan. Direktur, eksekutif dan akuntan profesional kesemuanya mempunyai peranan yang penting dalam kemunculan kerangka untuk tata kelola etis dan akuntabilitas.
Baca Selengkapnya >>

18 September 2013

Manajemen Strategik : Strategi Organisasi



STRATEGI ORGANISASI

Manajemen strategi mempunyai sebuah kerangka kerja. Proses strategi manajemen terdiri dari tujuh proses dan aktivitas utama yaitu  menilai SWOT organisasi, merumuskan misi organisasi, merumuskan filosofi dan kebijakan organisasi, menetapkan tujuan strategik, menetapkan strategi organisasi, implementasi strategi organisasi, dan pengawasan strategi organisasi. Review ini akan membahas pendalaman materi mengenai bagaimana sebuah organisasi akan merumuskan strategi organisasinya.
Baca Selengkapnya >>

8 September 2013

Translasi Mata Uang Asing

ALASAN TRANSLASI MATA UANG ASING


   Arus perdagangan saat ini sudah tidak bisa hanya bermain di dalam suatu negara saja, terlebih jika terdapat suatu perusahaan yang mempunyai modal dari asing. Perjanjian perdagangan bebas seperti AFTA pun membuka lebar pintu masuk bagi perdagangan antar Negara. Transaksi-transaksi pembayaran antar daerah tidak akan menjumpai masalah-masalah semacam yang banyak dijumpai dalam lalu lintas pembayaran internasional, oleh karena semua daerah kekuasaan sebuah Negara pada umumnya menggunakan mata uang yang sama.

Baca Selengkapnya >>

3 September 2013

Manajemen Risiko

  Manajemen Risiko

A. Pengertian Risiko
Risiko dapat dikatakan sebagai suatu peluang terjadinya kerugian atau kehancuran. Lebih luas, risiko dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya hasil yang tidak diinginkan atau berlawanan dari yang diinginkan. Dalam industri keuangan pada umumnya, terdapat suatu jargon “high risk bring about high return”, artinya jika ingin memperoleh hasil yang lebih besar, akan dihadapkan pada risiko yang lebih besar pula. Contohnya dalam investasi saham. Volatilitas atau pergerakan naik-turun harga saham secara tajam akan membuka peluang untuk memperoleh hasil yang lebih besar, namun sebaliknya, jika harga bergerak ke arah yang berlawanan, maka kerugian yang akan ditanggung sangat besar.
Risiko investasi dapat diartikan sebagai kemungkinan terjadinya perbedaan antara actual return dan expected return, sehingga setiap investor dalam mengambil keputusan investasi harus selalu berusaha meminimalisasi berbagai risiko yang timbul, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap perubahan kondisi ekonomi baik mikro ataupun makro akan mendorong investor untuk melakukan strategi yang harus diterapkan untuk tetap memperoleh return.
            Jenis-jenis risiko yang akan dihadapi perusahaan :
—  Risiko Murni adalah resiko yang hanya menawarkan prospek terjadinya kerugian.contohnya meliputi risiko sebuah pabrik akan musnah karena kebakaran atau adanya tuntutan pertanggungjawaban produk yang akan mengakibatkan kerugian besar bagi perusahaan.
—  Risiko Spekulatif adalah situasi yang menawarkan adanya peluang meraih keuntungan namun juga mungkin dapat mengakibatkan kerugian. Jadi, investasi pada proyek-proyek baru dan sekuritas akan melibatkan risiko spekulatif.
—  Risiko Permintaan adalah risiko yang terkait dengan permintaan atas produk atau jasa perusahaan. Karena penjualan adalah hal yang sangat penting artinya bagi seluruh bisnis, risiko permintaan adalah salah satu risiko paling signifikan yang dihadapi perusahaan.
—  Risiko Lingkungan adalah risiko yang terkait dengan dampak kegiatan perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Kesadaran public selama beberapa tahun terakhir, ditambah besarnya biaya pemulihan lingkungan, telah meningkatkan pentingnya risiko ini.
—  Risiko Pertanggung jawaban adalah resiko yang terkait dengan produk, jasa, atau tindakan karyawan. Contohna termasuk keputusan ganti rugi yang sangat besar yang dikenakan terhadap produsen asbes dan beberapa penyedia jasa layanan kesehatan, termasuk pula biaya yang diakibatkan oleh keslahan dalam tindakan karyawan.
—  Risiko Input adalah risiko yang terkait dengan biaya input, termasuk tenaga kerja dan bahan baku. Jadi, sbuah peusahaan yang menggunakan tembaga sebagai bahan baku dalam proses produksinya akan menghadapi risiko meningkatnya biaya tembaga dan perusahaan tidak mampu membebankan kenaikan ini pada para pelanggannya.
—  Risiko Keuangan adalah risiko yang diakibatkan oleh transaksi-transaksi keuangan. Jika sebuah perusahaan berencana untuk menerbitkan obligasi baru, perusahaan tersebut akan menghadapi risiko bahwa tingkat suku bunga akan naik sebelum obligasi dapat dijual dipasar.
—  Risiko Properti adalah risiko yang terkait dengan rusaknya aktiva-aktiva produktif. Jadi, ancaman terjadinya kebakaran, banjir, dan huru-hara merupakan risiko property bagi perusahaan.
—  Risiko Karyawan adalah risiko yang berasal dari tindakan-tindakan karyawan. Contohnya terkait dengan penggelapan, kecurangan oleh karyawan, tau tuntutan hokum yang didasarkan atas tuduhan adanya diskriminasi umur atau jenis kelamin.
              Risiko yang dapat diasuransikan adalah risiko yang dapat dilindungi oleh asuransi. 

Baca selengkapnya silahkan unduh dokumennya disini 

Baca Selengkapnya >>

Manajemen Pemasaran : Promosi

Manajemen Pemasaran


Promosi


Seiring dengan kemajuan perekonomian dari economics of scarcity (ekonomi masih langka) berubah ke economics of relative plenty (ekonomi relative banyak, barang membanjiri pasar), maka para produsen membutuhkan pengetahuan pemasaran yang semakin lama semakin canggih pula taktik dan strateginya. Dengan berkembangnya pemasaran, maka berkembang pula jenis barang dan jasa yang dihasilkan. Demikian pula semakin banyak barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat. Oleh sebab itu pemasaran memberi sumbangan besar terhadap meningkatnya barang dan jasa yang diperlukan sehingga meningkatkan kemakmuran masyarakat.
Semakin tinggi tingkat pendapatan masyarakat semakin tinggi dan canggih pula barang dan jasa yang mereka butuhkan. Kemudian kebutuhan tersebut pada suatu waktu akan mencapai titik jenuh jika dipenuhi dengan barang tertentu saja, sehingga menuntut produsen agar selalu mencari, menciptakan barang dan jasa baru. Product development harus selalu diciptakan agar dapat mengantisipasi selera konsumen yang selalu berubah. Perlu diingat bahwa konsumen bukan hanya sekedar perlu memenuhi kebutuhan, akan tetapi mereka perlu memuaskan keinginannya (needs dan wants).    
Para pengusaha baik yang memproduksi barang maupun jasa, merasakan sangat pentingnya aktivitas marketing saat ini. Kepentingan ini sangat terasa karena adanya ancaman globalisasi, persaingan internasional yang eksplosif di samping persaingan internal dalam negeri itu sendiri. Adalah suatu keinginan bagi pengusaha besar agar mampu menerobos pasar dunia, dan jangan sampai kalah bersaing dari produk luar di pasar dalam negeri sendiri. Inilah tantangan terhadap kegiatan marketing, mencari, memelihara konsumen yang sudah ada. Selera konsumen mudah berubah, dan mereka selalu ingin mencoba produk baru, loyalitas konsumen sangat labil. Strategi pemasaran harus menjawab tantangan ini dengan berbagai taktik. Dan salah satu caranya  adalah melalui kegiatan promosi.
Tujuan dari pembahasan materi mengenai promosi ini adalah agar kita semua mengetahui lebih dalam bagaimana caranya memasarkan produk yang kita miliki ke pasaran agar menarik perhatian konsumen dan mencapai target yang kita inginkan.  
Komunikasi Pemasaran
Komunikasi pemasaran adalah salah satu kegiatan pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan maupun produk agar bersedia menerima, membeli, dan setia kepada produk yang ditawarkan produsen.
Komunikasi pemasaran merupakan salah satu unsure dalam marketing mix, yang setiap unsure dalam marketing mix memiliki tujuan tertentu. Sebagai contoh, suatu kemasan (produk) memiliki tujuan tersendiri. Dengan mendistribusikan kosmetik hanya dengan melalui sebuah toko (place) dan membuat iklan produk tersebut di sebuah majalah fashion ternama (promotion), produsen dari produk tersebut memiliki maksud tersendiri. Keempat unsure marketing mix tersebut harus diatur sedemikian rupa agar memberikan hasil yang maksimal.
Agar komunikasi pemasaran efektif, perlu dipertimbangkan :
1.      Penetapan tujuan dan respon komunikasi
2.      Penentuan sasaran komunikasi
3.      Rancangan pesan dan media komunikasi
4.      Pengembangan promotional mix
5.      Penyusunan anggaran
6.      Evaluasi dan pengendalian komunikasi
Tujuan Komunikasi Pemasaran
Tujuan komunikasi pemasaran adalah untuk menarik perhatian, menghimbau, mengingatkan, dan mempengaruhi konsumen. Maraknya media, seperti majalah dan televise, menyebabkan para pelaku pemasaran mencari cara baru untuk mendapat perhatian konsumen.
Para pelaku pemasaran juga bermaksud untuk mengingatkan akan produk lama mereka. Iklan yang bertujuan untuk mengingatkan konsumen terkadang memperkenalkan inovasi baru dalam produk lama mereka. Contoh: coca cola dan pepsi-cola mempromosikan produk mereka untuk sarapan-inovasi baru.
Persuasi adalah tujuan utama dalam periklanan. Iklan yang persuasive mempengaruhi konsumen agar mencoba produk baru atau mengganti merk. Promosi dapat menentramkan hati konsumen. Contohnya beberapa perusahaan penerbangan membuat iklan yang menginformasikan kemampuan mesin pesawat yang mereka buat.  
Promotional Mix
“Promotion Mix” merupakan gabungan atau kombinasi yang paling baik dari variable-variabel seperti dari periklanan, penjualan pribadi, pemasaran langsung, promosi penjualan, dan public relation, yang semuanya direncanakan untuk membantu pencapaian tujuan program pemasaran perusahaan. Fungsi umumnya adalah berkomunikasi dengan penerima sasaran
Pengaruh dalam Perkembangan Promotion mix
Faktor yang mempengaruhi unsur yang akan digunakan dalam promotion mix adalah sebagai berikut:
1. Pelaku pemasaran
Pelaku pemasaran dapat menggunakan strategi “mendorong” dan “menarik”. Strategi mendorong adalah strategi dimana produsen secara aktif mempromosikan produk melalui perantara, yang juga secara aktif mempromosikan produk ke konsumen akhir. Sebagai contoh, produsen mempromosikan produk pada retailer, dan retailer mempromosikan produk pada konsumen.
Strategi “menarik” adalah dimana produsen memfokuskan usaha promosi langsung kepada konsumen akhir, sehingga tidak melalui perantara dahulu.
Para pelaku pemasaran sering menggunakan strategi mendorong dan menarik. Contohnya, produsen kue menggunakan strategi mendorong saat penjual menganjurkan supermarket untuk memberi banyak ruang untuk kue yang dijual.
  1. Sasaran Pasar
Sasaran pasar mempengaruhi pilihan unsure dalam promotion mix. Jika sasarannya adalah konsumen, seperti bentuk promosi nonpribadi sebagai periklanan lebih disukai. Penjualan pribadi mendapat banyak perhatian dalam promotion mix yang sasarannya adalah pembeli yang berupa organisasi.
  1. Produk
Berbagai produsen bersaing untuk mencari inovasi terbaru dalam produk mereka, tentunya untuk berlomba-lomba menarik perhatian konsumen.
  1. Situasi
Promotion mix dipengaruhi oleh berbagai factor dalam lingkungan perusahaan. Situasi perusahaan bentuk promosi penjualan.
Unsur-Unsur dalam Promotional Mix
  1. Periklanan
Periklanan adalah suatu bentuk pembayaran komunikasi public melalui media massa mengenai suatu produk yang sedang diperkenalkan suatu perusahaan.
v  Bentuk Periklanan
  1. Product Advertising
Product advertising adalah promosi yang focus pada penjualan barang dan jasa. Para pelaku pemasaran menggunakan product advertising untuk mempromosikan fitur, keuntungan, dan kegunaan barang dan jasa mereka.
Cooperative advertising adalah salah satu bentuk product advertising dimana suatu perusahaan membayar sebagian dari biaya retailer untuk mengiklankan produk di pasar local milik retailer. Hal ini memberikan sedikit biaya tambahan kepada retailer untuk menyediakan dan mempromosikan produk milik perusahaan tersebut.
  1. Institusional Advertising
Institusional advertising adalah bentuk promosi yang lebih focus pada image suatu kategori produk, perusahaan, atau asosiasi industri, daripada suatu merk tertentu.
v  Manajemen Periklanan
  1. Sasaran Audiens
Sasaran audiens adalah orang yang menjadi sasaran kampanye iklan. Hal ini serupa atau menjadi bagian khusus dalam sasaran pasar.
  1. Tujuan periklanan
Tujuan periklanan dapat berupa penjualan atau komunikasi. Tujuan periklanan yang mengarah pada penjualan dapat berupa “meningkatkan penjulan dollar hingga 10miliar dollar tahun depan”, sedangkan tujuan periklanan yang mengarah pada komunikasi dapat berupa “menciptakan kesadaran suatu merk dimana 80% dari sasran audiens di tahun pertama orientasi merk”.
  1. Mengatur budget periklanan
Ada banyak cara untuk mengatur budget iklan. Beberapa lebih mengacu pada perubahan, seperti menghabiskan persentase penjualan. Cara yang paling baik adalah untuk merencanakan tujuan iklan dan kemudian menghitung berapa jumlah yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Jumlah dari perhitungan ini menjadi budget iklan.
  1. Mengembangkan Strategi Kreatif
Mengembangkan strategi kreatif meliputi:
1)      Menentukan pada pesan penjualan
Pesan penjualan adalah ide dasar seorang pengiklan untuk berkomunikasi. Untuk mengembangkan pesan penjualan, pengiklan harus menerjemah fitur-fitur suatu produk hingga menjadu suatu keuntungan.
2)      Merumuskan pembuatan pesan
Pembuatan periklanan harus menunjukkan bagaimana suatu produk akan menguntungkan prospek. Contoh pembuatan adalah testimony dari selebriti, humor, dan karakter animasi untuk melambangkan produk.
3)      Pembuatan unsure iklan
Para pengiklan sering mengikuti proses AIDA, yaitu attention(perhatian), interest(minat), desire(hasrat), dan action(tindakan) dalam pembuatan unsure-unsur iklan. Proses AIDA adalah rangkaian unsure dimana para pelaku pemasaran berharap untuk memimpin sasaran konsumen melalui usaha promosi.
4)      Menyediakan perintah teknis untuk produksi iklan
Pekerjaan teknis dalam memproduksi iklan adalah tugas seorang pengarah seni dalam periklanan cetak dan produser dalam penyiaran periklanan. Seorang pengarah seni menyiapkan layout iklan dan instruksi untuk pengaturan dan pencetakan iklan. Seorang pengarah radio menyiapkan iklan dari script yang didalamnya terdapat kata-kata yang akan dibicarakan dan aturan untuk musik atau efek suara. Seorang pengarah tv juga bekerja dengan script namun lebih sering menggunakan storyboard. Storyboard adalah urutan dari sketched frame yangmenunjukkan tindakan kata-kata yang akan diucapkan dan aturan teknis dalam pembuatan iklan.
  1. Penjualan Pribadi
Penjualan pribadi adalah proses antar dua orang dimana penjual mempelajari keinginan calon pembeli dan mencari kepuasan dengan membuat sebuah penjualan.
v  Tujuan Penjualan Pribadi
1.      menemukan calon pelanggan
2.      mengubah harapan para pelanggan
3.      menjaga kepuasan pelanggan
v  Tugas Penjualan Pribadi
Tugas penjualan pribadi adalah aktivitas yang terdiri dari satu atau lebih dari 3 tujuan penjualan pribadi dan diklasifikasikan menjadi 3 kategori, yaitu:
1)      Order-getting task (pesan-dapat)
Focus pada mengubah harapan pelanggan dan mendapat pembeli beberapa produk yang juga membeli produk lain yang mereka jual.
2)      Order-taking task
Focus pada membangun ulang penjualan, dan penjual menghubungi pelanggan mereka secara berkala dan menulis pesanan untuk mengisi persediaan.
3)      sales-support task (mendukung penjualan)
penjual yang melakukan tugas mendukung penjualan(sales-support task) membantu para penjual order-getting dan order-taking menemukan calon, mengubah mereka, dan mempertahankan kepuasan pelanggan setelah penjualan.
v  Proses Penjualan Pribadi
1.      Prospek
Prospek memiliki arti mengutamakan kegiatan penjualan. Mengkualifikasi berarti menganalisa kegiatan penjualan untuk kemungkinan transaksi dan keuntungan sebagai pelanggan. Prospek yang berkualitas adalah ketika:
a.       mendapatkan manfaat dari membeli produk
b.      dapat menghasilkan produk
c.       memutuskan untuk membuat keputusan membeli
2.      Penyiapan pra-pendekatan
Pra-pendekatan telah selesai sebelum penjual melakukan prospek. Hal ini meliputi mengumpulkan informasi mengenai latar belakang prospek, keperluan produk, dan aturan dalam proses pembelian.
3.      Pendekatan Prospek
Pendekatan adalah aturan dimana penjual memilih untuk mendapat akses menuju prospek, penetapan hubungan, dan mengembangkan perhatian dan minat. Pendekatan menuju pelanggan baru dapat menimbulkan pengaturan kesepakatan melalui telepon.
4.      Pembuatan Presentasi Penjualan
Format presentasi penjualan terdiri dari:
Ø  Penjualan respon stimulus
Pendekatan untuk membuat presentasi penjualan dimana penjual membawakan pembicaraan penjualan yang selalu diingat, termasuk beberapa kata kunci (stimuli) untuk menghasilkan respon menyenangkan oleh prospek.
Ø  Penjualan pemecahan masalah
Pendekatan untuk membuat presentasi penjualan yang focus pada pencarian kebutuhan prospek dan pada penjual yang berperan sebagai konsultan prospek.
5.      Menangani Pertentangan
Sebagian besar prospek akan memiliki pertentangan untuk pembelian. Para penjual mencoba untuk mencegah dan menutupinya dalam presentasi mereka.
6.      Menutup penjualan
7.      Evaluasi penjualan
Setelah menutup penjualan, penjual harus mengevaluasi untuk memastikan pesanan dapat diantar tepat waktu, dan produk dapat sampai tujuan dalam kondisi utuh, dan jika perlu terpasang dengan benar.
  1. Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung adalah system interaktif pemasaran yang menggunakan satu atau lebih media periklanan untuk mempengaruhi respons pengukuran yang spesifik atau transaksi di setiap lokasi.
v  Database Pemasaran
Para pelaku pemasaran dapat menargetkan usaha pemasaran individual karena mereka biasanya bekerja dengan database pemasaran. Database pemasaran adalah kumpulan data mengenai calon pelanggan suatu perusahaan. Hal ini termasuk daftar nama, alamat, nomer telepon, kebiasaan pembelian dan lain-lain.
v  Media Respons Langsung
Media respons langsung termasuk iklan-iklan majalah yang menyajikan instruksi pemesanan dari pelaku pemasaran. Media respons langsung sering dikombinasikan dalam kampanye multimedia. Contohnya adalah pencampuran antara telepon dan tv di respon langsung periklanan tv. Selain itu juga terdapat pencampuran antara telepon dan majalah dan telepon pemesanan dari catalog.
  1. Promosi Penjualan
Promosi penjualan adalah kegiatan menawarkan hadiah untuk periode terbatas yang menyebabkan respon dari sasaran pelanggan, perusahaan penjual, atau perantara.
Tujuan penggunaan sales promotion, diantaranya:
  1. Menarik para pembeli baru
  2. Memberi hadiah kepada langganan lama
  3. Menyuruh pembeli agar mengulangi pembeliannya
  4. Mencegah konsumen lari ke merk lain
  5. Meningkatkan loyalitas konsumen
  6. Meningkatkan volume penjualan dalam jangka pendek.
v  Promosi Penjualan Konsumen
Kupon adalah promosi penjualan yang paling umum, yang biasanya sampai pada sasaran dengan cara tertera pada surat kabar. Tawaran khusus cetak, terpasang, dan tertera dalam kemasan produk. Sampel dapat dibuat tersedia dalam ukuran percobaan atau dibagikan dengan cuma-cuma. Kontes konsumen membutuhkan kontestan untuk bersaing mendapatkan hadiah dengan menunjukkan bakat.
v  Promosi penjualan nonkonsumen
Berbagai promosi penjualan mengarah pada penjual. Pertemuan penjualan membantu untuk memotivasi kekuatan penjualan dengan memberikan saran. Kontes penjualan menawarkan uang atau barang untuk penjual yang meraih tujuan penjualan tertentu. Para pemilik pabrik menyediakan perantara dengan tanda toko, rak display, brosur dan media cetak lainnya. Produsen juga dapat mengatur bersama para perantara untuk toko demonstrasi khusus produk mereka. Push money adalah pembayaran tunai untuk penjual dealer untuk memberikan usaha penjualan produk tambahan milik produsen
  1. Hubungan Umum (Public Relation)
Public relation adalah komunikasi yang membentuk dan menciptakan kesan suatu perusahaan. Beberapa bentuk lembaga periklanan adalah bagian dari public relation. Iklan tersebut mencoba menciptakan kesan positif pada perusahaan. Bagian lain yang berhubungan dengan public relation adalah kontak langsung dan publisitas. Public relation kontak diantaranya penulisan surat untuk pelanggan, penyediaan tur dan dukungan event. Publisher adalah penutupan dalam media massa mengenai suatu perusahaan dan produk, karyawan, atau tindakan perusahaan tersebut.
  1. Kekuatan dan keterbatasan dari promosi secara keseluruhan
Kekuatan utama dari promosi adalah menaikkan angka penjualan. Keuntungan hanya terjadi jika pada kasus-kasus dimana promosi penjualan berhasil mengajak pelanggan-pelanggan baru untuk mencoba produk mereka dan di mana para pelanggan baru tersebut lebih menyukai produk baru tersebut dibandingkan dengan produk merk lama yang biasa mereka pakai. Namun banyak promosi penjualan hanya dapat menarik minat orang-orang yang suka berganti merk, yaitu mereka yang mencari harga yang paling murah, yang secara alamiah akan mencampakkan satu merk jika merk lain sedang diobral. Promosi penjualan biasanya kurang memungkinkan untuk membujuk pengguna-pengguna loyal dari merk lain dan pindah ke merk perusahaan anda. Promosi penjualan bekerja sangat buruk pada pasar produk yang memiliki kemiripan merk yang tinggi. Promosi cenderung untuk menarik minat orang-orang yang suka beralih merk yang mencari harga murah atau hadiah-hadiah dan mereka yang tidak setia pada satu merk. Lebih baik menggunakan promosi penjualan pada pasar-pasar produk yang memiliki ketidakmiripan merk yang tinggi, dimana pelanggan baru akan merasa bahwa mereka lebih menyukai produk anda dan fitur-fitur yang terdapat didalamnya daripada produk-produk yang menjadi pilihan mereka sebelumnya. Promosi penjualan cenderung untuk lebih banyak digunakan oleh merk-merk yang lebih kecil memiliki lebih sedikit dana untuk dibelanjakan dalam iklan, dan dengan biaya yang sedikit dana. 
KESIMPULAN

Promosi adalah komunikasi yang memberi informasi kepada calon konsumen mengenai suatu produk, yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen dan mendorong mereka untuk membeli. Promosi merupakan bagian dari marketing mix.
Promotion mix terdiri dari:
1.      Periklanan(advertising)
2.      Penjualan Pribadi (personal selling)
3.      Pemasaran Langsung (direct marketing
4.      Promosi Penjualan (sales promotion)
5.      Hubungan umum (public relation)
Walaupun promosi mempunyai tujuan mempengaruhi selera dan cita rasa, namun keputusan terakhir tetap berada di tangan konsumen bersangkutan.

DAFTAR PUSTAKA

Alma, Prof.DR.H.Buchori.2008.Pengantar Bisnis.Bandung:ALFABETA
Schoell, William F,Gary Dessler,John A. Reinecke.1993.Introduction to Business. Boston:Allyn and Bacon
Cateora Philip R, Graham John L. : Pemasaran Internasional, Edisi 13, Salemba Empat, Jakarta, 2007
Baca Selengkapnya >>